Gula adalah seperti racun bagi tubuh Anda. Jika Anda memiliki penyakit kencing manis, gula pasir akan membunuh Anda lebih cepat daripada orang yang tidak menderita kencing manis. Dan jika Anda belum memiliki penyakit kencing manis, mengkonsumsi gula akan membuat anda lebih rentan untuk terkena penyakit ini. Saya mengetahui hal ini dari pengalaman pribadi. Saya telah bekerja diberbagai rumah sakit untuk merawat orang-orang yang mengalami kencing manis, yang telah kehilangan jari-jari kaki atau salah satu kaki mereka. Saya telah bekerja di pusat dialisis yang merawat pasien dengan stadium akhir penyakit ginjal (ESRD). Banyak dari sahabat-sahabat terbaik saya telah meninggal akibat komplikasi dari kencing manis. Dan bagi mereka yang masih hidup, mereka mengidap kencing manis dan beberapa mengalami kebutaan kedua mata mereka. Mereka lahir dalam keadaan yang normal dan sehat, tetapi dalam pertumbuhan menjadi dewasa, mereka menjadi penderita kencing manis.

 
Ellen G. White, pendiri dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, pernah menulis sebuah artikel lebih dari satu abad yang lalu tentang bagaimana dampak buruknya gula bagi tubuh kita. Dia mengatakan bahwa kita telah makan terlalu banyak gula. Kakak tertua saya, seorang dokter Umum pernah mengatakan kepada saya bahwa jika kita melapisi selembar karton dengan cokelat dan gula, maka orang akan memakannya juga. Dia telah melihat dan merawat ribuan pasien dengan kencing manis dalam hidupnya. Dan saya tidak memiliki keraguan bahwa alasan utama mengapa kita melihat terjadinya peningkatan pada penderita kencing manis yang saat ini sudah pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan, di seluruh dunia, yaitu disebabkan terutama karena pola makan kita yang salah, terlalu banyak makan, mengkonsumsi gula, dan makan makanan yang manis-manis.

 Otak dan tubuh kita hanya dapat menggunakan glukosa dari gula untuk energi. Gula yang kita makan harus diproses terlebih dahulu lalu kemudian diubah menjadi glukosa sebelum sel tubuh dan sel dari otak kita dapat memanfaatkannya. Ketika kita menimbun glukosa di dalam tubuh kita, maka pankreas kita akan mendeteksi keberadaan kadar gula di dalam darah kita, dan itu secara otomatis akan melepaskan insulin yang akan membuat glukosa dapat memasuki sel-sel tubuh dan otak kita dan dengan demikian menurunkan tingkat kadar gula yang beredar dalam darah untuk ditoleransi atau pada tingkat normal. Ini adalah bagaimana mekanisme pengaturannya bekerja - untuk mencapai keseimbangan yang tepat antara unsur-unsur dalam tubuh kita yang mempengaruhi proses metabolisme tubuh.

 Apakah yang terjadi jika pankreas kita lambat dalam mengeluarkan insulin? Apakah yang terjadi jika pankreas tidak mengeluarkan insulin yang cukup untuk mengurangi jumlah kadar gula dalam darah kita? Atau, apakah yang terjadi jika tubuh kita tidak dapat menyingkirkan kelebihan gula dengan cepat dari sistem pencernaan kita? Yang akan terjadi adalah ini - tubuh kita tidak mengalami keseimbangan homeostasis lagi (homeostasis= adalah istilah yang digunakan untuk kemampuan tubuh untuk mempertahankan lingkungan internal yang konstan. Kondisi ini penting untuk berfungsinya tubuh karena enzim yang mengontrol semua aktivitas metabolik penting bagi kehidupan, sangat sensitif terhadap perubahan di lingkungan mereka.)

 Ellen G. White menulis bahwa gula tidak baik bagi kita. Gula dapat menyumbat sistem dan mempengaruhi otak. Jika tubuh kita kelebihan gula, maka tubuh tidak dapat menggunakannya dan disalurkan keluar badan kita melalui ginjal dan akhirnya tumpah ke saluran kencing, itu yang terjadi pada banyak orang penderita kencing manis.

 Singkatnya, ketika kita makan terlalu banyak makanan atau gula, pankreas kita juga bekerja lebih keras untuk mengeluarkan insulin. Makan terlalu banyak makanan atau gula juga dapat menyebabkan kegemukan dan kencing manis, kedua faktor ini dapat menyebabkan resiko penyakit ginjal. Pankreas dan ginjal kita akan terus mengalami rangsangan dalam tekanan yang tinggi. Menurut
Hans Selye, "bapak dari para penelitian stres," dan seorang ilmuwan endokrinologi (Endokrinologi adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari sistem endokrin. Sistem endokrin merupakan suatu sistem dimana hormon-hormon diproduksi dan diatur oleh organ dan kelenjar), selama periode stres, tubuh kita mengalami tiga tahap berturut sebagai berikut – yaitu: tahap peringatan, tahap daya tahan, dan tahap kelelahan yang ia sebut sebagai sindrom adaptasi umum. Pada tahap terakhir ini, tahap kelelahan, tingkat stres akan naik terus sampai tubuh kita akan beradaptasi dengan apa yang sebelumnya dianggap sebagai kondisi yang tidak normal kini menjadi “normal.” Dengan kata lain, jika tubuh Anda terbiasa dengan tekanan darah tinggi atau kadar gula darah tinggi setiap hari, sedikit bahkan tidak ada obat yang dapat membawa dan menjaga mereka untuk turun lagi sebab tubuh kita sudah menganggap apa yang tadinya tidak normal menjadi “normal.” Saya telah melihat pasien yang tekanan darahnya lebih dari 200 sistolik (angka atas pada tekanan darah) secara konsisten selama bertahun-tahun, atau kadar gula darah 250 atau lebih sebelum sarapan, secara terus-menerus, dan sepertinya tidak ada obat-obatan lagi yang dapat membantu mereka menurunkannya secara permananen. Pada akhirnya, banyak dari mereka yang berakhir dengan berada di tempat cuci darah di pusat pengobatan cuci darah tiga kali seminggu selama berjam-jam setiap minggunya, atau mati di Unit Gawat Darurat rumah sakit.

 Mengurangi atau menghilangkan asupan gula Anda, bagaimanapun juga, dapat membantu mengurangi risiko kelebihan berat badan, kencing manis, dan penyakit ginjal. Saya mendorong Anda untuk hati-hati dengan apa yang Anda makan, dan seberapa banyak yang Anda makan.

 Tanyakanlah pada diri Anda sendiri, apakah makan makanan dalam jumlah yang banyak, gula, dan makanan yang manis sepadan dengan penderitaan yang akan Anda alami?

Percayalah kepada saya. Saya telah melihat mereka semua dan Anda pasti tidak ingin mengalami salah satu dari penyakit yang telah saya sebutkan di sini.

Uh ..... Saya harap saya tidak membuang-buang waktu saya untuk berbagi pengalaman saya dengan para pembaca tentang kesehatan dan cara hidup sehat melalui diet dan olahraga, terutama saran saya untuk berhenti  makan makanan yang terlalu banyak dan yang mengandung gula, dan mulai berjalan dan jogging dan bukannya hanya duduk sepanjang hari. Bagaimanapun juga saya menyadari bahwa mengubah kebiasaan yang buruk adalah bukan hal yang mudah, bahkan kadang-kadang tidak mungkin. Sebagai contoh, pada suatu hari saya melihat seorang gelandangan yang menghadiri gereja saya. Saya pertama kali melihat dia sekitar satu atau dua tahun lalu duduk di lapangan dekat tempat parkir gereja dan mengemis untuk meminta-minta. Gereja memberinya pakaian dan sepatu untuk dipakai. Beberapa anggota gereja menyumbangkan mobil yang baik baginya. Gereja membantu dia dengan menyewakan rumah dan memberikan makanan. Dan dia hanya diminta untuk menyapa orang di pintu selama ibadah. Dia melakukan hal ini untuk sementara waktu, tapi hari ini saya melihat dia kembali menjadi pengemis di sudut jalan. Itulah apa yang ingin ia lakukan dalam hidupnya – menjadi pengemis. Jalan kehidupan inilah yang ia gunakan untuk meminta-minta, makan kue yang manis-manis, minum minuman keras, dan menghisap ganja sudah menjadi kebiasaan hidup yang susah sekali untuk dirubah, sama halnya dengan penyakit tekanan darah tinggi atau penyakit gula tinggi selama bertahun-tahun yang tidak bisa terkontrol lagi.

 Sebagai penutup, saya baru-baru ini menyadari bahwa relatif ada banyak orang dari Rusia dan Ukraina yang mengunjungi website saya setiap hari. Apakah yang mereka cari, tempe? Tidak, saya tidak berpikir bahwa mereka menyukai tempe. Saya menduga bahwa mereka telah diminta oleh rekan peretas Amerika mereka untuk bantu merusakkan situs web saya yang hackers Amerika ini terlalu bodoh untuk melakukannya sendiri. Seperti apa yang pernah saya nyatakan di suatu tempat sebelumnya, para peretas Amerika adalah kumpulan sekelompok orang yang bodoh. Kebodohan mereka disebabkan karena makan terlalu banyak gula dan menghisap ganja sejak dari usia 15 tahun. Mereka harus meminta bantuan dari Rusia dan Ukraina yang memakan diet yang sama seperti mereka, makan “twinkies” buatan Rusia dan minum minuman keras Vodka. Mereka terlalu bodoh dan terlalu rakus bahkan bersedia menerima pekerjaan walau dengan bayaran yang murah, bukan dengan gaji yang tinggi dan komisi yang besar. Jika saya orang Rusia, Ukraina, Cina, Australia, atau dari negara manapun mereka berasal, saya akan menuntut peretas Amerika ini untuk membayar saya US$ 500,00 di muka bahkan sebelum saya ingin berbicara dengan mereka. Para peretas Amerika ini mengenakan jaket kulit yang mahal dan mengendarai mobil mewah. Mengapa Anda menginginkan uang recehan atau sen, dari karakter yang tidak baik ini, supaya Anda dapat membeli secangkir kecil kopi murah, beberapa potong kue, dan selusin bungkusan permen seharga 25 sen, begitu? Sementara pelacur/peretas Amerika makan filet mignon steak dan minum bir/anggur di restoran yang mahal?

 Pertanyaan bagi Anda anak muda berkulit Hitam, apakah ini semua yang Anda mampu mencapai dalam pendidikan Anda – yaitu menjadi peretas? Apakah Anda menikmati menjadi budak dari peretas kulit Putih?

 Tidak heran mengapa Amerika kalah di mana-mana.




Kencing Manis

 Penterjemah:
Mr. Daniel Eko

INDONESIAN  CUISINES  - Soytempeh